Selasa, 17 November 2015

Bawang merah dan Bawang Putih


sebuah dongeng tentang “Bawang Merah Dan Bawang Putih” yang pernah didongengkan oleh Ayahku kepadaku ketika aku masih kecil, kira-kira 13 Tahun yang lalu J okee kawan marilah kita menjadi seseorang yang gemar membaca, dan salah satunya yaitu membaca dongeng :D .
Saya akan menulis dongeng ini dengan ingatan yang masih kuingat saat ayahku mendongengkanku. Mari kita membaca, dan selamat menikmati cerita dongengku :D

“Bawang Merah dan Bawang Putih”
Suatu ketika ada sebuah cerita yang sangat menyedihkan. Seorang anak yang bernama bawang putih yang mempunyai ibu dan ayah. Dia seorang anak tunggal dari sebuah keluarga yang sangat kaya raya. Suatu ketika ibu bawang putih sedang sakit parah, dan tentunya bawang putih sangat sedih. Hari demi hari berganti hingga sampai satu bulan pun ibunya bawang putih tak kunjung sembuh hingga akhirnya ibunya pun meninggal, waktu itu usia Bawang Putih masih 7 Tahun.
Setahun telah berlalu. Ayahnya Bawang Putih menikah lagi dan akhirnya Bawang Putih mempunyai ibu tiri baru dan saudara perempuan seusianya. Saudara Tirinya bernama Bawang Merah. Ibu tiri dan saudara tirinya itu sangat jahat sekali kepada bawang putih, hingga suatu ketika Ayahnya sedang bekerja diluar kota. Bawang Putih setiap hari disiksa oleh Ibu tirinya, seolah-olah dia menjadi pembantu ibu tirinya.
Suatu hari bawang Putih disuruh memcuci pakaian ibu tirinya di sungai . pada saat itu air sungai yang sangat deras membuat pakaian ibu tirinya hanyut dan bawang putih pun sangat takut. Akhirnya dia memutuskan untuk mengejar pakaiannya yang hanyut itu. Dia terus berjalan menyelusuri sungai hingga sangat jauh sekali dari kampungnya itu, dan akhirnya dia bisa menangkap pakaian yang hanyut itu. tetapi Bawang Putih lupa arah jalan pulang sampai akhirnya dia terdampar di tengah-tengah rimba. Saat itu ada sebuah raksasa yang sangat besar sekali dan berwarna hijau dia adalah Buto Ijo. Buto Ijo yang sedang mencari mangsa akhirnya dia menemukan Bawang Putih untuk dimakannya. Buto ijo membawa Bawang Putih ke Gua tempat dia tinggal bersama istrinya. Tetapi istri Buto Ijo itu sangat baik sekali, karena dia telah membujuk Buto Ijo agar melepaskannya. Akhirnya bawang putih pun tidak jadi dimakan malah ia diberi sebuah Labu. Istri Buto Ijo mempunyai dua buah  labu, yang satu besar dan yang satunya lagi kecil, Bawang putih disuruh memilih salah satu labu tersebut dan dia memilih labu yang kecil itu untuk dibawanya pulang ke rumah, setelah memilih labu Bawang Putih diantar si Buto Ijo untuk menunjukkan arah jalan pulangnya. Akhirnya bawang Putih pun tiba di rumahnya.
Bawang Putih sampai dirumahnya pada sore hari,  ia dimarahi ibu tirinya karena terlambat pulang dari sungai dan ibu tirinya melihat sebuah labu kecil yang dibawa oleh Bawang Putih. Ibunya bertanya :
Ibu tiri                   : “hey bawang putih apa yang kau bawa itu ?”
Bawang putih    : “sebuah labu buu..”
Akhirnya bawang putih pun segera membelah labu itu. Dan ternyata isinya mengejutkan sekali, sebuah emas-emasan yang sangat banyak didalam labu itu. Ibu tirinya dan bawang merah mengetahui hal tersebut. Bawang Merah pun iri dengan bawang Putih, bawang merah akhirnya bertanya kepada bawang putih bagaimana caranya mendapatkan sebuah labu yang berisi emas-emasan.
Bawang merah  : “hey Bawang Putih, bagaimana kau bisa mendapatkan sebuah labu yang berisi emas?”
Bawang Putih    :”saya mendapatkan sebuah labu itu ketika pakaian ibu hanyut terus saya mengejarnya hingga saya tersesat di tengah rimba dan bertemu dengan si  Buto Ijo dan saya dibawa si buto ijo ke tempat ia tingggal di gua”
Setelah mendengar perkataan bawang putih, akhirnya bawang merah pun mengikuti langkah-langkah seperti bawang putih lakukan. Akhirnya bawang merah pun berhasil membawa buah labu yang lebih besar dari labunya bawang putih. Mungkin bawang merah berpikir labu yang sangat besar mempunyai isi emas-emasn yang sangat banyak didalam labunya. Dan ia pun cepat-cepat ingin pulang dan tidak sabar untuk membukanya.
Akhirnya sampailah di rumah. Setelah itu bawang merah membuka labu itu dan ternyata isinya adalah ular, ulat, dan lebah yang sangat banyak. Si bawang merah pun marah kepada si bawang putih, bawang merah pun merasa sedih dan kecewa.
 by  : Ayu Kumala Rona.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar